Edi Endi Soroti Banyak “Jendela Ketidakpastian” di Kantor Perijinan Mabar

Ketua DPRD Mabar, periode 2019-2024, Edistasius Endi. Foto Labuanbajonews.com

LABUAN BAJO, LBJN— Pidato perdana Edistasius Endi atau Edi Endi di Paripurna Pelantikan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Manggarai Barat (Mabar) 2019-2024 Jumat (30/8/2019) menyoroti masalah perijinan di daerah itu.

Ketua DPRD terpilih dari Nasdem itu menemukan masih ada banyak “jendela ketidakpastian” di Kantor Perijinan Mabar.

Edi Endi mendorong Pemda Mabar untuk memperbaiki layanan di bidang perijinan dengan konsep satu pintu. Ia mengingatkan mengingatkan agar konsep satu pintu tidak sekedar teori belaka.

“Kita meminta kepada pemerintah daerah untuk memperbaiki manajemen pelayanan, khususnya di bidang perijinan. Konsep satu pintu tidak boleh sekadar teori belaka, tetapi dalam kenyataannya terdapat banyak jendela yang menimbulkan ketidakpastian dan keputusasaan, sehingga para pelaku usaha nyaris hengkang dari tanah Mabar,” kata Edi Endi disambut tepuk tangan undangan.

Edi Endi juga menyoroti pelayanan publik yang kerap dikeluhkan masyarakat, antara lain penanganan air minum bersih, tata ruang kota yang belum memiliki payung hukum, ketersediaan dokter spesialis di RSUD, infrastruktur jalan di kecamatan-kecamatan dan desa-desa.

Pada kesempatan itu, Edi Endi juga mendorong pemerintah untuk meminimalisir kebocoran pendapatan daerah dengan segala model dan modusnya. Meminta pemerintah dan pelaku usaha menerapkan digitalisasi dalam proses transaksi. (L-3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini