Kunjungi Borobudur, Jokowi Sebut Pengembangan Labuan Bajo dan Tiga Destinasi Lainnya Dipercepat

Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke Labuan Bajo. Foto: ist.
google.com, pub-5332806438229511, DIRECT, f08c47fec0942fa0
google.com, pub-5332806438229511, DIRECT, f08c47fec0942fa0

JAKARTA, LBJN –— Presiden Joko Widodo berkunjung ke Candi Borobudur, Jumat (30/8/2019).Candi Budha yang terletak di Magelang, Jawa Tengah itu merupakan salah satu dari empat destinasi wisata prioritas nasional.

Tiga lainnya yakni Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur, Mandalika di Nusa Tenggara Barat, dan Danau Toba di Sumatera Utara.

Ia pun akan terus memantau perkembangan di lapangan dengan meminta laporan setiap tiga bulan.

Jokowi menargetkan pada bulan Maret 2020, Bandara Internasional Yogyakarta sebagai gerbang destinasi Borobudur, sudah bisa digunakan secara penuh.

Selain itu, Presiden Jokowi juga ingin agar tata ruang, tata kelola, dan manajemen kawasan wisata Borobudur segera dibenahi.

Selain Borobudur, Jokowi juga menegaskan percepatan pengembangan tiga destinasi prioritas lainnya, termasuk Labuan Bajo.

“Pengembangan empat destinasi wisata yang sudah beberapa kali saya sampaikan, Danau Toba, Mandalika di NTB, Labuan Bajo di NTT, dan Borobudur harus terus dipercepat,” kata Jokowi.

Jokowi menyinggung khusus pengembangan destinasi wisata premium Labuan Bajo. Ia mengatakan hasil pantauan dan optimismenya terhadap pengembangan destinasi wisata dengan magnet utama satwa purba komodo itu.

“Kemarin kita lihat juga Labuan Bajo. Saya juga optimis nanti akhir tahun 2020 juga akan selesai,” ucap Jokowi.

Presiden meminta kementerian-kementerian terkait agar memberikan dukungan penuh agar mulai akhir 2020, keempat destinasi wisata prioritas tersebut bisa dipromosikan secara besar-besaran.

“Kita harapkan di akhir 2020 produk ini betul-betul siap untuk dipromosikan besar-besaran,” jelas Jokowi.

Perhatian serius pemerintahan Jokowi pada pengembangan destinasi wisata karena sektor tersebut ia yakini sebagai motor peningkatan devisa di tengah gejolak ekonomi global.

Sektor pariwisata juga diyakini dapat menciptakan efek ganda serta mendorong laju pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah. (L2)

google.com, pub-5332806438229511, DIRECT, f08c47fec0942fa0

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini