Seorang Dive Master di Flores Ragu Diajak Nikah Bule Cantik Asal Rusia

Foto Ilustrasi

LABUAN BAJO, LBJN—Sebut saja Gabriela. Seharusnya wisatawan asal Rusia ini sudah berangkat ke negaranya pada Kamis (22/8/2019) setelah kurang lebih sepekan berada di Kota Labuan Bajo, Manggarai Barat,  NTT.

Namun ia segera membatalkan keberangkatanya, dengan memilih bertahan di Kota Labuan Bajo. Semua tiket pesawat miliknya pun hangus.

Rupanya Gabriela kepincut dengan Tony, pemuda Manggarai Barat  yang berprofesi sebagai Master Diving di Kota Labuan Bajo.

Satu minggu bersamanya  di pulau untuk diving bersama, ternyata waktu yang cukup bagi Gabriela untuk mengenal dan akhirnya jatuh cinta dengan pemuda tampan asal Lembor, Manggarai Barat itu.

Tony tidak begitu saja menerima curahan hati Gabriela karena keduanya terpaut usia yang begitu jauh. Tony baru saja berusia 30 tahun, sementara Gabriela sudah berusia 45 tahun.

Hati kecil Tony sebenarnya menyukai Gabriela, karena meski usianya sudah kepala empat, ia masih muda dan cantik. Namun ada pertimbangan lain yang membuat Tony ragu memberi jawab kepada Gabriela.

“Dengan usia begitu, akankah ia bisa mengandung dan melahirkan anak saya,” demikian curahan hati Tony seperti disampaikannya kepada Yoseph Ben, pemandu wisata Air Terjun Cunca Wulang Jumat (23/8/2019).

Tony memilih Air Terjun Cunca Wulang. Tempat ini harapnya, bisa  membuat semua kegundahan hati Gabriela.  Hatinya meyakini, aliran air dingin dan udara sejuk dari  hutan Gunung Mbeliling itu bisa menenangkan hati Gabriela.

”Setelah tidak jadi berangkat, turis Rusia itu ajak Tony dampingi datang ke Cunca Wulang ini,” ujar Yoseph.

Yoseph menceritakan Tony dilanda kegelisahan besar  karena Gabriela memutuskan tetap bertahan dengan dirinya tinggal di Kota Labuan Bajo Manggarai Barat. Di sisi lain, Tony menghendaki hubungan itu akan melahirkan keturunan bagi keduanya.

Tony berprofesi sebagai master diving di Kota Labuan Bajo. Setiap hari ia mendampingi wisatawan di tengah laut. Gabriela salah satu turis yang datang sendirian dari Rusia dan didampinginya selama sepekan terakhir.

“Kita doakan saja Tony mengambil keputusan yang terbaik dengan tidak menyakiti Gabriela,” ujar Yoseph sambil menggeleng kepala.

Yoseph mengingat kembali kisah cinta seorang guide asal Labuan Bajo dengan seorang gadis  asal Korea beberapa waktu lalu. Wisatawan itu membujuk, sebut saja Ronald untuk memutuskan meninggalkan tunangan yang akan dinikahinya sepekan kemudian. (L-1)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini