Sungai Wae Pesi di Manggarai Kembali Makan Korban

Aparat Polsek Reo bersama rekan korban menjaga jenasah korban di Puskesmas Reo. Foto Ist.

RUTENG, LBJN—Sungai Wae Pesi, pembatas Kecamatan Reo, Kabupaten Manggarai dan Kecamatan Lamba Leda, Kecamatan Manggarai Timur, kembali makan korban.

Kali ini menimpa Serdianus Santus (17), pemuda asal Ngkiong Dora, Kecamatan Poco Ranaka Timur, Manggarai Timur.

Serdi, nama panggilan korban, ditemukan tewas setelah tenggelam di sungai Wae Pesi, Desa Bajak, Kecamatan Reo, Jumat (30/8/2019).

Karyawan PT Persada itu tenggelam saat dirinya berenang di tengah sungai.

Sekitar pukul 12:00 wita, korban diajak oleh temannya yang bernama Sales dan Jek untuk mandi di sungai. Setiba di sungai yang hanya berjarak 150 meter dari kantor PT Persada itu, ketiganya naik sampan untuk menikmati pemandangan.

Setelah puas bermain sampan, korban berenang. Namun tak lama kemudian, korban tenggelam. Diduga, korban tak mampu melawan arus sungai apalagi sungai tersebut sangat dalam.

Rekan korban pun meminta bantuan karyawan PT Persada lainnya dan warga sekitar. Setelah berusaha melakukan pencarian, sekitar pukul 13:45 Wita, korban ditemukan di dasar sungai. Selanjutnya, korban dibawa ke Puskesmas Reo untuk divisum.

“Hasil visum di Puskesmas, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Setelah divisum, korban diberangkatkan ke kampung halamannya di Manggarai Timur oleh pihak perusahan tempat korban bekerja,” ujar Kapolsek Reo Alvian Hidayat.

Alfian menambahkan, dalam kurum waktu lima tahun terakhir, selalu ada korban meninggal akibat tenggelam di sungai Wae Pesi. Sebelumnya, seorang karyawan sebuah koperasi juga tenggelam saat mandi di sungai tersebut.

“Dalam kurun waktu lima tahun terakhir ini, selalu ada korban setiap tahunnya,” ujarnya. Ia juga menghimbau agar masyarakat hati-hati ketika hendak mandi di sungai tersebut. (L2)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini