Ketua DPRD Mabar: Betapa Susahnya Rakyat Menikmati Keindahan Pantai di Labuan Bajo

Prosesi Pengambilan Sumpah Jabatan Pimpinan DPRD Mabar, Periode 2020-2024.
google.com, pub-5332806438229511, DIRECT, f08c47fec0942fa0
google.com, pub-5332806438229511, DIRECT, f08c47fec0942fa0

LABUAN BAJO, LBJN—Edistasius Endi pada sambutan pelantikannya sebagai Ketua DPRD Mabar Senin (23/9/2019) mengungkapkan Masyarakat  Mabar  saat ini sangat kesulitan melakukan rekreasi di pantai. Hal ini karena bangunan hotel, restoran dan pemodal lainnya sudah menutup akses masuk warga.

“Pantai merupakan ruang umum yang harus dinikmati masyarakat sesuai amanah Undang-undang,” kata Edi Endi.

Secara aturan, kata Edi Endi, Sepadan Pantai merupakan tempat untuk publik. Karena itu akses masuk kawasan pantai harus dibuka bagi publik.

Ia melukiskan upaya masyarakat memenuhi dahaganya mengakses pantai yakni dengan cara melompat pagar. Hal itu sebagai akibat dari penutupan akses masuk oleh para pemilik lahan.

“Betapa susahnya mendapatkan ruang rekreasi di pantai. Masyarakat harus lompat pagar,”katanya

Ia berharap Pemda Mabar  segera mengambil langka strategis agar pantai bisa dimanfatkan oleh masyarakat sesuai amanat perundangan.

Ia juga meminta masyarakat Mabar turut aktif dalam setiap proses pembangunan di wilayah itu

“Rakyat Manggari Barat tidak boleh menjadi penonton, tamu di tanah tumpah darahnya sendiri,” kata Edi Endi.

Edi Endi juga mengajak Anggota DPRD Mabar agar mengemban tugas sesuai amanah rakyat

“Dengan segala kompleksitas tantangan dan kemudahan yang ada, kita mesti menjadi Lembaga DPRD yang produktif, inovatif dan visioner dalam menajalankan tugas pokok dan fungsi sesuai dengan tuntutan kehidupan masyarakat yang semakin dinamis,” ujar Edi Endi.

Ia meminta jajaran DPRD Mabar agar serius menjalan fungsinya termasuk mendorong pemerintah agar segera membuat regulasi terkait akses masyarakat ke pantai.

“Kita tidak boleh menjadi Lembaga DPRD yang prematur apalagi kalau sampai mandul” kata Edi.

Pada saat itu, Edi juga berharap Lembaga DPRD membuat Perda-perda yang produktif sehingga berdampak positif bagi kesejahteraan rakyat.

“Kita menyadari bahwa keberpihakan pemerintah pusat, propinsi, dan kabupaten sangat nampak dengan begitu geliatnya membangun Kabupaten Manggarai Barat. Tentu harapannya semua kegiatan tersebut mampu mengantarkan rakyat Mabar ke pintu gerbang kesejahteraan,” ujarnya.

Pantauan Labuanbajonews acara pelantikan dihadiri semua anggota DPRD, Bupati Mabar Agustinus CH.Dula, jajaran Polres Mabar, KPUD Mabar, utusan Parpol, Rohaniwan dan tokoh masyarakat. (L3)

google.com, pub-5332806438229511, DIRECT, f08c47fec0942fa0

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini