Politisi Perempuan Makin Kokoh di DPRD Manggarai

Politisi PAN Magdalena Manul (kiri) dan Ursula Anur (kedua dari kiri), politisi Partai Demokrat Agnes Menot (kedua dari kanan), dan politisi Partai Golkar Simprosa Rianasari Gandut (kanan). Foto Labuanbajonews.com

RUTENG, LBJN—Empat politisi perempuan menembus dominasi kaum pria dalam pemilihan anggota DPRD Manggarai 2019.

Mereka berdiri sejajar dengan 31 politisi pria saat resmi dilantik menjadi wakil rakyat daerah itu pada Senin (2/9/2019).

Keempat wanita tangguh itu adalah Simprosa Rianasari Gandut, Agnes Menot, Magdalena Manul, dan Ursula Anur. Selain Ursula, tiga anggota DPRD perempuan lainnya merupakan incumbent.

Ursula terpilih mewakili Partai Amanat Nasional (PAN) daerah pemilihan Manggarai 3 yang meliputi Kecamatan Ruteng dan Lelak. Ia baru terpilih setelah beberapa kali bertarung sebagai calon legislatif.

Tiga srikandi lainnya, sudah malang melintang dalam panggung politik lokal. Bahkan mereka kian kokoh di lembaga legislatif karena berhasil mengalahkan politisi pria di daerah pemilihan dan partai politiknya masing-masing.

Simprosa Rianasari Gandut, misalnya, aktif sebagai kader Partai Golkar sejak usianya masih belia. Istri dari Daniel Hartono itu sudah empat periode menjabat anggota dewan secara berturut-turut.

Sejak menjadi anggota DPRD Manggarai antar waktu tahun 2008, Ossy mampu mempertahankan posisinya dalam Pemilu 2009, 2014, dan 2019.

Ia terus dipercayakan mewakili konstituennya di daerah pemilihan Manggarai 1 yang meliputi Kecamatan Langke Rembong.

Pada periode 2014-2019, Ossy yang mulai menjabat Ketua DPD II Partai Golkar itu dipercayakan partainya menjadi Wakil Ketua DPRD Manggarai.

Posisi tersebut masih bertahan karena partai berlambang beringin itu masih mempercayakannya sebagai Wakil Ketua DPRD periode 2019-2024.

Empat periode bertahan di DPRD Manggarai, bagi Ossy merupakan berkat Tuhan yang ia dapatkan melalui masyarakat Manggarai, terutama masyarakat Langke Rembong.

Kepercayaan masyarakat yang awet selama empat periode merupakan hal yang sulit jika tak diperjuangkan dan tak dijaga dengan baik.

“Saya sudah dipercayakan oleh masyarakat, saya wajib menjaganya dengan baik. Saya mau menjaga kepercayaan ini melalui kerja keras bersama masyarakat Manggarai, khususnya Langke Rembong,” ujar Ossy.

Selain Ossy, Agnes Menot juga sukses di daerah pemilihan Manggarai 1. Sekretaris DPC Partai Demokrat Manggarai ini sudah tiga periode berturut-turut dipercayakan sebagai wakil rakyat Kecamatan Langke Rembong.

Ia mengakui pertarungan politik saat Pemilu memang tidak mudah. Namun ia meyakini bahwa setiap orang mempunyai peluang yang sama untuk memenangkan pertarungan.

Tingkat kemenangan, lanjut Agnes, sangat bergantung pada strategi perjuangan dan prinsip dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“Setiap orang, baik pria maupum wanita, punya peluang yang sama dalam sebuah pertarungan. Tingkat kemenangan tergantung pada strategi perjuangan dan prinsip kita memperjuangakn aspirasi masyarakat,” ujarnya.

Selanjutnya, Magdalena Manul. Politisi PAN daerah pemilihan Manggarai 2 yang meliputi Kecamatan Satar Mese, Satar Mese Barat, dan Satar Mese Utara itu, sudah dua periode berturut-turut menjadi anggota DPRD Manggarai.

Namanya sempat terkait dalam kasus politik uang pada Pemilu 2019. Namun akhirnya ia tak terbukti terlibat dalam kasus yang akhirnya mengantarkan salah seorang fungsionaris PAN Kecamatan Satar Mese Barat Hendrikus Abot.

Magdalena mengaku tak gentar bertarung di medan politik meskipun didominasi oleh kaum pria. Menurutnya, perempuan punya kekuatan yang tak bisa dipandang remeh dalam memenangkan pertarungan.

“Jumlah pemilih perempuan kan lebih banyak dari pemilih laki-laki. Jangan takut. Perempuan pasti menang,” ujarnya. (L2)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini