Blasius Janu Tolak Pengalihan Lapangan Bola Jadi Area Parkir

Politisi Hanura Blasius Janu
google.com, pub-5332806438229511, DIRECT, f08c47fec0942fa0
google.com, pub-5332806438229511, DIRECT, f08c47fec0942fa0

LABUAN BAJO, LBJN — Blasius Janu, anggota DPRD Manggarai Barat, NTT menolak pengalihfungsian lapangan bola kaki Kampung Ujung Labuan Bajo menjadi area parkir. Ia menegaskan lapangan kampung ujung sangat bermakna bagi masyarakat setempat, terutama sebagai fasilitas olahraga dan kegiatan keagamaan.

Politisi Hanura itu menegaskan lapangan kampung ujung menjadi fasilitas pengembangan bakat orang muda di dalam bidang olahraga. Dan bagi umat Muslim, tempat itu menjadi tempat ibadah sholat id setiap tahun.

Ia mempertanyakan ketika lapangan bola itu dialihfungsikan menjadi lahan parkir, maka anak-anak muda Kampung Ujung tidak lagi bisa berolahrga. Dan umat Muslim kesulitan mencari lokasi untuk sholat id.

Menurut Blasius, pemerintah tidak perlu mengalihkan fungsi lapangan bola itu menjadi lahan parkir. Fasilitas umum itu masih sangat diperlukan oleh masyarakat.

Meski demikian Blasius enggan menyebutkan solusi untuk masalah kemacetan di kota Labuan Bajo.

“Terserah pemerintah mau cari di mana, tapi jangan ambil fasilitas umum itu. Itu lapangan untuk anak muda bermain olahraga,” kata Blasius Janus.

Lurah Labuan Bajo, Sarifuddin Malik kepada wartawan beberapa waktu lalu menjelaskan pengalihan fungsi lapangan bola kaki Kampung Ujung sebagai solusi atas kemacetan di sepanjang jalan Soekarno-Hatta Labuan Bajo.

Meski dialihkan menjadi lahan parkir, lapangan itu masih berfungsi ganda sebagai fasilitas olahraga bagi orang muda dan pada saat tertentu sebagai tempat sholat bagi umat muslim.

Penataan untuk area parkir, jelas Sarifuddin tetap memperhatikan kepentingan olahraga  bagi masyarakat. (L1)

google.com, pub-5332806438229511, DIRECT, f08c47fec0942fa0

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini