DPRD Mabar Pertanyakan Pemerintah Tindak Lanjut Rekomendasi DPRD Hentikan Pembangunan di Marina

Ketua DPRD Mabar Edi Endi dan Bupati Mabar Agustinus CH Dula menandatangani dokumen KUPPAS APBD 2020 Jumat (18/10/2019).

LABUAN BAJO, LBJN — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Manggarai Barat mempertanyakan pemerintah tindak lanjut rekomendasi DPRD Mabar terkait penghentian sementara pembangunan kawasan Marina Labuan Bajo.

Usai Sidang Paripurna Laporan Badan Anggaran DPRD dan TPAD terkait KUPPAS Mabar 2020, Ketua DPRD Mabar Edistasius Endi langsung mengagendakan rapat dengan instansi terkait dengan pembangunan Marina Labuan Bajo.

Edi Endi mempertanyakan tindak lanjut terkait rekomendasi menghentikan sementara pembangunan Marina Labuan Bajo. Marina yang dikelolah oleh BUMN PT ASDP itu ternyata tidak mengantongi ijin membangun bangunan atau IMB dan belum melunasi pajak galian C.

Pemerintah melalui Asisten II Setda Mabar Marthen Ban menjelaskan hari ini Jumat (18/10/2019) pemerintah akan bertemu dengan Marian Labuan Bajo dan segera akan menyampaikan perkembangannya kepada Bupati dan DPRD Mabar.

Namun Edi Endi menyesalkan keterlambatan pemerintah mengambil langkah terhadap Marina. Setelah peringatan pertama, seharusnya ada peringatan kedua dan ketiga, namun belum juga dikeluarkan oleh pemerintah.

Sejumlah anggota DPRD Mabar mengungkapkan kekesalan mereka dan mempertanyakan kelambanan pemerintah mengambil tindakan terhadap Marina Labuan Bajo.

Karena belum mendapatkan progres, Edi Endi langsung menutup sidang dan menyampaikan akan ada agenda rapat internal DPRD Mabar membahas khusus tentang Marina Labuan Bajo. (L1)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini