Firman Optimis AWSTAR Akan Jadi Mitra Utama Grab Car

LABUAN BAJO, LBJN — Meski ditolak oleh Asosiasi Wisata Angkutan Darat (AWSTAR) Labuan Bajo Kamis (24/10/2019), pihak Grab Car masih optimis grab diterima oleh masyarakat Kota Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT.

M Firmansyah, City Operation Executive Grab Car Nusa Tenggara kepada wartawan di Marina Jumat (25/10/2019) menjelaskan kehadiran Grab Car untuk mendukung digitalisasi transportasi di salah satu destinasi wisata prioritas Indonesia.

Ia tetap optimis AWSTAR akan menjadi mitra utama Grab Car dan mendapat perlakuan khusus.

Firmansyah bahkan memberi garansi, Grab Car tidak akan merugikan sopir taksi Bandara Labuan Bajo.

Firmansyah mencatat beberapa keberatan dari AWSTAR Labuan Bajo di antaranya kehadiran Grab Car akan merugikan driver taksi bandara.

“Soal harga itu bisa diatur. Aplikasi juga bisa mengunci siapa saja yang bisa mengakses penumpang dari Bandara, hanya taksi bandara saja,” kata Firmansyah.

Meski ada kendaraan lain dari luar yang sementara parkir di Bandara, ia tidak bisa mendapatkan penumpang karena sistem di aplikasinya sudah dikunci.

Driver Bandara setelah tidak lagi mangkal di dalam kawasan Bandara, bisa menggunakan aplikasi yang sama di dalam Kota dan melayani penumpang.

Karena itu Firmansyah menegaskan akan tetap berkomunikasi dengan AWSTAR menyamakan persepsi.

“Kita tetap sosialisasi terutama dan pertama kita tetap ajak driver taksi di bandara,” kata Firmansyah.

Jika akhirnya driver taksi bandara tetap tidak mau bergabung, kata Firmansyah, grab car akan tetap bersosialisasi dengan masyarakat umum di Labuan Bajo.

“Kami hadir di sini karena ada permintaan masyarakat,” kata Firmansyah diamini Rivani selaku Expantion Lead Grab Car East Indonesia. (L1)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini