Polisi Bekuk ASN di Matim Saat Asik Judi Kartu

Polisi Berhasil Menyita Sejumlah Barang Bukti dari Tangan Pelaku.

BORONG, LBJN—Kasus perjudian yang melibatkan lima oknum aparatur sipil negara (ASN) lingkup pemerintah daerah kabupaten Manggarai Timur (Matim) akan dinaikan ke proses penyidikan. Hal tersebut disampaikan oleh kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Borong, Manggarai Timur (Matim).

“Sesuai hasil gelar perkara dan keterangan saksi serta adanya barang bukti, maka kasusnya kita naikan ke proses penyidikan” hal itu diterangkan Kapolsek Borong, AKP Ongkowijonl Tri Atmodjo melalui sambungan telepon, (Rabu, 2/10/2019).

Kelima oknum aparatur sipil negara (ASN) Matim tersebut hingga kini berstatus hukum sebagai tahanan kota dan wajib lapor.

Terpisah, sekretaris darerah Manggarai Timur (Sekda Matim), Boni Hasudungan Siregar, menerangkan bahwa pihaknya  sudah meminta kepala bagian hukum untuk mengkonfirmasi kenenaran berita tersebut ke Polsek Borong.

“Saya tadi sudah minta Kabag Hukum untuk konfirmasi berita tersebut ke Polsek Borong” terang Boni melalui via Whatsapp (Rabu, 2/10/2019)

Ia menegaskan jika kelima oknum ASN dan THL  terbukti melakukan tindak pidana maka pihaknya akan memberikan sanksi tegas sesuai dengan ketentuan etika profesi masing-masing.

“Selanjutnya jika benar ASN dan THL tersebut terbukti melakukan tindak pidana dan ditetapkan sebagai tersangka. Maka akan dikenakan sangsi hukuman disiplin sesuai ketentuan yang berlaku. Kami akan melaksanakan rapat dulu sebelum menetapkan keputusan,” ujarnya

Berdasarkan data dari Polsek Borong, Mereka yang ditangkap yakni MMPB (32) berstatus ASN, PSB (33) berstatus THL, EM (32) berstatus THL dan YVM (30) berstatus ASN serta FRN (41) berstatus ASN.

Penangkapan  bertempat di Lehong Desa Gurung liwut, Kecamatan Borong, Kabupaten Matim. (Mg- l3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini