Telah Dibentuk Asosiasi Angkutan Wisata Darat di Labuan Bajo

Para Sopir Wisata Jalan Darat di Labuan Bajo saat membentuk asosiasi bersama Senin (14/10/2019).
google.com, pub-5332806438229511, DIRECT, f08c47fec0942fa0
google.com, pub-5332806438229511, DIRECT, f08c47fec0942fa0

LABUAN BAJO, LBJN — Sekelompok pengemudi kendaraan wisata di Kota Labuan Bajo, Manggarai Barat membentuk Asosiasi Angkutan Wisata Darat (AWSTAR) di Labuan Bajo, Senin (14/10/2019).

Asosiasi yang disingkat AWSTAR ini dibentuk dengan tujuan sebagai wadah  perjuangan bersama bagi para sopir travel di kota Wisata Labuan Bajo.

AWSTAR Labuan Bajo diketuai oleh Ito Bezo dan anggota sejumlah sopir angkutan wisata di Labuan Bajo.

Melki, salah satu sopir yang setiap hari beroperasi di Bandara Komodo Labuan Bajo mengungkapkan terimakasihnya telah membentuk asosiasi bagi angkutan wisata darat.  

Ia mengungkapkan selama ini para sopir travel di Bandara Komodo Labuan Bajo seringkali “gigit jari” karena sepinya penumpang yang menggunakan jasa transportasi mereka.

Para wisatawan yang tiba di Bandara Komodo Labuan Bajo dijemput oleh kendaraan-kendaraan dari hotel, bahkan mengantar wisatawan ke tempat wisata dengan kendaraan milik hotel.

“Ada banyak hotel di Labuan Bajo merangkap menjadi agen perjalanan wisata. Wisata kota Labuan Bajo bahkan sampai ke Rangko dan Cunca Wulang,” kata Melki.

Melki mengharapkan monopoli seperti ini segera dihentikan. Para pengusaha hotel perlu membagikan sedikit rejekinya kepada usaha travel wisata di Labuan Bajo.

“Kita tidak meminta misalnya Hotel Ayana, Jayakarta, atau Hotel Silvia, untuk memberikan kami uang. Yang kita minta, hotel-hotel di Labuan Bajo mencukupi dirinya dengan keuntungan dari sewa penginapan,” kata Melki.

Melki mengungkapkan jika ratusan hotel di Labuan Bajo masih merangkap usaha perjalanan wisata, maka semua usaha travel jalan darat di Labuan Bajo akan gulung tikar.

“Terus terang pak, semoga suara saya ini didengar oleh para anggota DPRD Manggarai Barat. Kami ini hanya kerja untuk bertahan hidup. Tolong, hotel-hotel ini jangan merangkap agen perjalanan wisata,” kata Melki.

Ketua Panitia Pembentukan AWSTAR Labuan Bajo, Rafael Tadowela mengungkapkan keprihatinannya terhadap permasalahan yang dihadapi para sopir travel di Labuan Bajo.

“Nanti wawancara langsung saja kepada sopir-sopir karena mereka yang mengalami langsung. Saya hanya sebagai panitia pembentukan asosiasi ini,” kata Rafli. (L1)

google.com, pub-5332806438229511, DIRECT, f08c47fec0942fa0

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini