Bangun Embung di Hutan Lindung, Polisi Didesak Tersangkakan Bupati Manggarai

Lembaga Peneliti dan Pengkaji Demokrasi Masyarakat Melakukan Aksi di Depan Polres Manggarai.

RUTENG, LBJN—Kepolisian Resor (Polres) Manggarai didesak segera tersangkakan Bupati Manggarai Deno Kamelus. Desakan itu disampaikan oleh Lembaga Peneliti dan Pengkaji Demokrasi Masyarakat (LPPDM) saat menggelar aksi mombar bebas di Ruteng, Manggarai, Selasa (26/11/2019).

“Seharusnya Deno Kamelus juga ditetapkan sebagai tersangka pak. Karena sampai saat ini Bupati Deno belum memenuhi syarat rambu-rambu administrasi dalam perizinan proyek ini,” kata Marsel selaku Koordinator LPPDM.

Ia mengatakan polisi harusnya memiliki sejumlah alasan untuk menersangkakan orang nomor satu di daerah itu. Bupati Deno Kamelus pernah menyurati Dirjen Planologi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kebutanan agar diberikan izin untuk membangun embung di dalam kawasan hutan.

Namun belum juga kantongi izin, Bupati malah sudah perintahkan bawahannya agar segera mengeksekusi proyek di kawasan yang berlokasi di Wae Kebong, Kelurahan Pagal, Keamatan Cibal itu.

Menanggapi Marsel, Penyidik Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polres Manggarai Brigpol Fridus Pagau menjelaskan pihaknya menangani kasus tersebut. Ada tiga orang tersangka yang telah ditetapkan terkait kasus itu, yakni Kepala Badan Lingkungan Hidup saatbitu dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Ada tiga orang tersangka yang telah ditetapkan terkait kasus itu, yakni Kepala Badan Lingkungan Hidup saatbitu dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Namun kemudian kasus itu dihentikan menyusul penerbitan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) pada Agustus 2017. SP3 diterbitkan karena Direktur PT Sejahtera selaku kontraktor dalam kondisi sakit. Sementara mereka hanya diberi waktu selama 60 hari untuk menuntaskan kasus itu.

“Kita kendala di waktu, karena dalam undang-undang tentang pencegahan kerusakan hutan, kita hanya diberi waktu selama 60 hari. Kita terkendala dengan Direktur PT Sejahtera yang masih sakit stroke,” jelas Fridus. (L2)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini