Meski Kemarau Panjang, Petani Sawah di Lembor ini Masih Panen Padi Sawah

Panen Padi di Persawahan Lembor Manggarai Barat, Pekan lalu.
google.com, pub-5332806438229511, DIRECT, f08c47fec0942fa0
google.com, pub-5332806438229511, DIRECT, f08c47fec0942fa0

LEMBOR, LBJN — Para petani sawah di Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, NTT meski memasuki puncak musim panas, masih bisa memanen padi sawah Jumat (25/10/2019) pekan lalu.

Dua kelompok tani (Poktan) yakni Poktan Lendo Siru dan Poktan Baeng Koe Desa Siru melakukan panen raya padi. Pada hari yang sama juga petani menanam padi sawah.

“Di tengah musim kemarau yang panjang, kita masih bisa panen, dan tanam padi secara bersamaan,” kata Sumardi, Kepala Desa Siru.

Tanam dan panen raya padi itu dihadiri tenaga ahli Upaya Khusus (UPSUS) Padi, Jagung dan Kedelai Provinsi NTT, Dr. Ani Andayani M.Agr.

Ani Andayani dalam sambutannya mengungkapkan dengan panen raya itu, para petani dapat memastikan persediaan beras terus ada. Hal itu menunjukkan petani sudah swasembada di bidang pangan.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kab. Manggarai Barat Anggalius Gapul mengatakan, Pemda Mabar terus berupaya agar Kementrian Pertanian terus memperhatikan petani di Mabar.

“Upaya ini dilakukan pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan produksi padi di Manggarai Barat.  Dengan produksi  padi yang terus meningkat maka petani kita akan sejahtera,”jelas Angga.

Kementrian Pertanian hari itu menyerahkan satu unit hand traktor kepada Kelompok Tani Padang Hijau Pongtopak Desa Siru.

Acara tanam dan panen ini dihadiri oleh Dinas Pertanian dan Provinsi NTT, Perwira Penghubung Kodim 1612 Manggarai Mayor Czi Sunoko, Camat Lembor, Polsek Lembor, Ketua Kelompok Tani dan Petani, dan tokoh masyarakat yang ada di Desa Siru. (L1)

google.com, pub-5332806438229511, DIRECT, f08c47fec0942fa0

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini