Pemda Mabar Segel Dermaga Putih Milik Seorang Warga Prancis di Labuan Bajo

Dermaga Putih yang menjadi akses masuk ke restran terapung di laut yang disegel Pol PP Manggarai Barat Kamis (21/11/2019)
google.com, pub-5332806438229511, DIRECT, f08c47fec0942fa0
google.com, pub-5332806438229511, DIRECT, f08c47fec0942fa0

LABUAN BAJO, LBJN — Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, NTT menyegel dermaga putih milik seorang investor asal Prancis di Labuan Bajo, Kamis (21/11/2019).

Dermaga putih tersebut dibangun 2015. Ia  menjadi akses masuk menuju restoran terapung yang dibangun di tengah laut.

Jembatan ini panjangnya diperkirakan lebih dari 100 meter. Berada di samping pelabuhan pelelangan ikan di Kampung Ujung Labuan Bajo.

Amy Kung, penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) Pol PP yang memimpin jalannya penyegelan kepada wartawan usai penyegelan mengungkapkan tindakan itu dilakukan  demi kepastian hukum dan keadilan.

Menurutnya, langkah penyegelan itu juga sebagai dorongan kepada pemilik dermaga putih untuk segera mengajukan dokumen kepada instansi terkait.

Amy Kung mengatakan dermaga putih belum mengantongi ijin pembangunan sehingga harus disegel. Jika keberatan dengan penyegelan tersebut, bisa langsung bertemu dengan bupati atau Pol PP.  

Kuang meyakinkan pengelolah, Pol PP dapat membantu kapan saja jika diperlukan. Ia mengingatkan pengelolah, agar jangan melakukan aktivitas setelah fasilitas itu resmi disegel.

Kuang menceritakan sejak dermaga putih dibangun sejak 2015,  Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menghentikan pembangunan, tetapi tidak diindahkan.

Selanjutnya peringatan dari Direktorat Jenderal Sumber Daya Mineral Provinsi NTT. Dan yang terakhir, Bupati Manggarai Barat, Agustinus CH Dula memasukan dermaga putih dalam daftar bangunan bermasalah.

Dikatakan Kuang, pengelolah Dermaga Putih sudah melakukan aktivitas selama ini yakni pembukaan restoran terapung. Tetapi kemudian aktivitas itu dihentikan.

Ia berharap penyegelan penyegelan itu memberikan kepastian hukum dan keadilan bagi pengelolah dermaga putih.

Karena itu ia meminta agar secepatnya menemui instansi terkait untuk melengkapi dokumen-dokumen yang dipersyaratkan untuk operasionalnya dermaga putih.

Pantauan Labuanbajonews.com restoran terapung tidak beroperasi lagi. Hanya ada bangku-bangku kosong dan tidak ada penjaganya.

Restoran ini sangat strategis berada di sentra berlabuhnya kapal-kapal wisata Labuan Bajo dan menawarkan panorama bukit pulau-pulau gersang di sekitarnya. (feliks janggu)

google.com, pub-5332806438229511, DIRECT, f08c47fec0942fa0

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini