Kapolres Mabar: Kami Terpaksa Ambil Tindakan Tegas Terhadap DPO Kasus Menjerite

Kapolres Mabar, Akbp Julisa Kusumawardono saat Memberi Keterangan Pers di Polres Mabar.

LABUAN BAJO,LBJN—Aparat kepolisian Resort Manggarai Barat, sudah menyerahkan jasad Frans Ampur ke pihak keluarga korban di kampung Naba, Desa Compang Longgo, Kecamatan Komodo, Jumat (13/12/2019) petang.

Frans Ampur merupakan buronan kasus pengeroyokan di Menjerite, Kecamatan Boleng, Kabupaten Mangarai Barat.

Dalam peristiwa itu Frans diduga terlibat penyerangan dua orang warga asal Kusu Kecamatan Ruteng, Manggarai Donatus dan Aloisius.

Sejak kejadian itu, polisi terus memburu Frans Ampur dan Kamis (12/12/2019), polisi terpaksa menembak pelaku karena pelaku tidak mau menyerahkan diri meski polisi sudah memberi peringatan.

Frans Ampur meninggal setelah mengalami luka tembak ketika dirinya dikepung polisi di Kampung Tadong, Desa Watu Umpu, Kecamatan Welak.

Kapolres Mabar, AKBP Julisa Kusawardono saat memberi keterangan pers di Polres Mabar, Jumat (13/12/2019) menjelaskan  kepolisian sudah berupaya melakukan persuasif untuk menangkap korban.

“yang bersangkutan  tidak proaktif bahkan sangat membahayakan pemilik rumah yang ditempatinya saat itu. polisi terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur”,ujar Julisa.

Menurut Julisa, awalnya polisi ingin melumpuhkan pelaku namun situasi saat itu membahayakan apalagi pelaku membawa senjata tajam.

“Dia keluar lewat jendela, kondisinya juga remang-remang dan langsung berhadapan dengan anggota. Kita melumpuhkan namun ternyata yang bersangkutan tertembak,” kata Julisa.

Pantauan Labuanbajonews.com, saat jenasah korban dihantar ke kampung Nabah, sejumlah anggota polres Mabar ikut mengkawal hingga dirumah duka.

Saat tiba dirumah duka, situasi rumah korban pecah akibat tangisan keluarda  dan kerabat korban yang sudah berada dirumah duka sejak pagi.

Jasad korban tiba dirumah duka sekitar jam 3 sore.Saat tiba dirumah duka, tangisan istri dan kerabat korban tak terbendung. (L3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini