Dinas Pariwisata Mabar akan Tertibkan Kapal Wisata yang Tidak Kantongi TDUP

LABUAN BAJO, LBJN — Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) NTT, Agustinus Rinus bertekad akan tertibkan kapal wisata yang tidak mengantongi Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP), namun beroperasi di Labuan Bajo.

Hal itu disampaikannya kepada awak media, saat ditemui di Kantor Dinas Pariwisata Mabar, Kamis (23/1/2020).

Menurut Agustinus Rinus, terdapat 481 kapal yang beroperasi di Labuan Bajo. Namun, hanya 268 kapal yang mengurus TDUP.

Kapal yang beroperasi tanpa mengantongi TDUP itu, dinilai melanggar Peraturan Bupati (Perbup) Mabar, No. 13 Tahun 2014.

“Terdapat 481 kapal wisata, hanya 268 kapal yang mengurus TDUP,” kata Agustinus Rinus

Ia menambahkan, setiap kapal yang beroperasi di Labuan Bajo wajib mengurus TDUP. Kapal yang tidak memiliki TDUP dianggap kapal ilegal. Karenanya, Dinas pariwisata Mabar berencana akan menertibkan kapal-kapal wisata yang beroperasi secara ilegal itu.

“Setiap kapal wisata yang beroperasi di Labuan Bajo wajib mengurus TDUP. Termasuk kapal dari luar Manggarai Barat, yang beroperasi di Labuan Bajo. Kalau tidak, ijinnya akan dicabut atau didenda maksimal Rp 50 juta,” kata Kadis Pariwisata Mabar Agustinus Rinus.

Dalam waktu dekat, , Dinas Pariwisata Mabar bekerja sama dengan Kepolisian Resort Manbar akan tertibkan kapal yang tidak memiliki TDUP. Untuk itu, Ia menghimbau kepada pemilik kapal, segera mengurus TDUP sebelum Dinas Pariwisata dan Kepolisian Mabar melakukan penertiban.

“Kita telah berkoordinasi dengan Kasat Reskrim Polres Mabar, dalam waktu dekat akan ditertibkan. Kami himbau kepada pemilik kapal, segera daftar TDUP di Dinas Pariwisata. Tidak ada biaya, semuanya gratis,” tambah Agustinus Rinus.  (L5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini