Kecepatan Angin Mencapai 24 Knot Diduga Pemicu Terbaliknya Kapal Pengangkut Wartawan Istana

Kapal Pinisi Plataran Bali Tenggelam di Perairan Bidadari Labuan Bajo, Selasa (21/1/2019), (Foto Ist).

LABUAN BAJO, LBJN—Perairan Labuan Bajo, Manggarai Barat kembali mengamuk pada Selasa (21/01/2020) siang. Kali ini menyebabkan kapal Phinisi Bali Plataran terbalik.

Kapal milik Plataran Resort and Spa itu ditumpangi oleh tujuh orang wartawan istana yang meliput kegiatan Presiden Joko Widodo selama bertugas di Labuan Bajo.

Terkait insiden itu, Kepala Stasiun Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Komodo Sti Nenot’ek mengatakan penyebabnya adalah angin kencang yang datang tiba-tiba.

Ia mengatakan, secara umum cuaca pada Selasa (21/01/2020) baik, meskipun cerah dan sedikit berawan. Kecepatan angin berkisar antara 12-14 knot.

“Namun tiba-tiba terjadi angin kencang mencapai 24 knot. Angin yang begitu kencang, bisa menjadi pemicu terbaliknya kapal phinisi itu,” katanya.

Tujuh wartawan yang menumpang kapal tersebut berhasil diselamatkan. Mereka adalah Edho Ferdihanzah (TVRI), Krismastianto Baruno Suryokusumo (Berita Satu TV), Agus Rahmat (Vivanews.com), Lizsa Egeham (Liputan6.com), Desca Lidya Natalia (LKBN Antara), Nina Susilo (Kompas), dan Anindyka Pribadi (SCTV). (L5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini