Permohonan Praperadilan Dikabulkan, Camat Boleng Akan Bebas

Camat Bolen Bonaventura Abunawan Foto : www.manggaraibarat.go.id

LABUAN BAJO, LBJN — Antonius Ali, SH. MH., kuasa hukum tersangka Camat Boleng, Manggarai Barat (Mabar) NTT, Bonaventura Gunawan, mengapresiasi keputusan hakim Pengadilan Tinggi NTT, yang mengabulkan permohonan praperadilan atas penetapan tersangka, penangkapan dan penahanan kliennya oleh Polda NTT.

Dengan dikabulkannya praperadilan tersebut pada Senin, (27/1/2020) penetapan tersangka, penangkapan dan penahanan terhadap klienya dianggap tidak sah dan tidak mengikat secara hukum.

Menurut Antonius Ali, alasan dikabulkannya permohonan praperadilan karena, hakim menilai bahwa dua alat bukti sebagaimana yang disarankan oleh ketentuan hukum acara tidak terpenuhi.

“Mengenai surat, surat wa’u pitu, gendang pitu yang dibuat dan dikonsepkan oleh pak camat dianggap tidak berkualitas untuk dijadikan sebagai alat bukti tulisan, dan sebagai bukti permulaan. Oleh karena itu, penetapan tersangka dikatakan tidak sah, begitu juga penangkapan tersangka dianggap tidak sah, dan penahanan tersangka juga dinyatakan tidak sah,” kata Antonius Ali, kepada Labuanbajonews.com, Senin, (27/1/2020).

Ia menambahkan, putusan praperadilan perintahkan, untuk segera keluarkan kliennya dari tahanan. Selain itu, harkat, serta martabatnya direhabilitasi ke keadaan semula.

“Di kabulkan tadi, dan dinyatakan bahwa penetapan tersangka, penangkapan dan penahanan tidak sah dan tidak mengikat secara hukum. Jadi oleh karena itu, dia diperintahkan untuk segera dikeluarkan dari tahanan dan harkat dan martabatnya direhabilitasi kepada keadaan semula. Itu inti putusannya tadi,” kata Antonius Ali.  

Baca Juga : Berkas Perkara Camat Boleg Telah P21, Kini Ditahan di Polres Mabar

Untuk di ketahui, berkas penyelidikan perkara camat Boleng dinyatakan telah P21, atau hasil penyelidikannya sudah lengkap oleh penyidik.

Pada Kamis, (23/1/2020) tersangka beserta barang bukti, telah diserahkan Kepolisian Daerah (Polda) NTT ke Kejaksaan Tinggi (Kejati), dan telah diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Mabar, untuk selanjutnya dibuatkan surat dakwaan dan akan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Labuan Bajo untuk di sidang.

“Berkas perkara sudah P21. Tersangka beserta barang bukti telah diserahkan Polda NTT ke Kejati, dan hari ini diserahkan ke Kejari Mabar. Dalam waktu dekat, akan dibuatkan surat dakwaan dan akan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Labuan Bajo untuk di sidang. Supaya tidak menghilangkan barang bukti, tersangka kini ditahan di Polres Mabar,” kata Kasi Pidum Kejari Mabar, Maiman Limbong saat ditemui di kantor Kejari Mabar, Kamis (23/1/2020). (L5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini