Plataran Komodo Gunakan Kapal Ilegal untuk Pelayaran Erick Thohir, Siti Nurbaya, dan Wartawan Istana

Presiden Joko Widodo Ketika Memantau Spot Wisata di Perairan Laut Taman Nasional Komodo (Foto istimewah).

LABUAN BAJO, LBJN—Plataran Komodo Resort and Spa ternyata menggunakan kapal ilegal untuk pelayaran dua Menteri Kabinet Indonesia Maju dan para wartawan istana.

Kelakuan manajemen hotel yang digunakan Presiden Joko Widodo dan rombongannya selama bertugas di Labuan Bajo sejak Minggu (19/01/2020) sampai Selasa (21/01/2020) itu terkuak ketika kapal tersebut mengalami kecelakaan pada Selasa siang.

Pada Senin (20/01/2020), kapal tersebut digunakan untuk pelayaran Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya. Pelayaran di sekitar perairan Labuan Bajo saat itu berlangsung aman.

Selanjutnya, usai agenda kepresidenan berakhir pada Selasa siang, kapal tersebut digunakan untuk mengangkut para wartawan istana. Mereka berlayar menuju Pulau Bidadari untuk berwisata sambil liputan.

Saat perjalanan pulang, terjadilah kecelakaan dan kapal tersebut terbalik. Para wartawan dan awak kapal berhasil diselamatkan meskipun mereka harus kehilangan beberapa kamera dan peralatan liputan karena tenggelam.

Saat itulah, status kapal tersebut terungkap. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Barat Agustinus Rinus mengatakan kapal tersebut tak memiliki Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP).

“Sejak 2015 sudah tidak memiliki Tanda Daftar Usaha Pariwisata atau TDUP,” kata Agustinus.

TDUP, kata Agustinus, merupakan salah satu syarat untuk melakukan perjalanan wisata. Selain tak memiliki TDUP, kapal tersebut juga tidak mengantongi port clearance setiap kali berlayar. Dengan demikian, selama hampir lima tahun kapal tersebut berlayar secara ilegal.

Labuanbajonews.com sudah berusaha mengonfirmasi pihak Plataran Resort and Spa terkait legalitas kapal tersebut. Saat bersama sejumlah wartawan mendatangi hotel tersebut, Selasa sore, pihak security tak mengizinkan.

Acin, manajer resort tersebut, mengaku masih berada di laut untuk mengevakuasi kapal yang terbalik sehingga belum bisa memberikan tanggapan.

“Sore Bang,, sedikit lagi ya kami masih di laut ikat kapal yg tenggelam,” jawab Acin melalui pesan WhatsApp. (L2/L5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini