Pasien berstatus PDP Corona yang Diisolasi di RSUD Ben Mboi Ruteng Berasal dari Manggarai Barat

Komando Tugas Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Manggarai saat konferensi pers Selasa, (24/3/2020)
google.com, pub-5332806438229511, DIRECT, f08c47fec0942fa0
google.com, pub-5332806438229511, DIRECT, f08c47fec0942fa0

RUTENG, LBJN —- Komando Tugas Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Manggarai, terus berupaya memerangi penyebaran Covid-19.

Dalam konferensi persnya pada Selasa, (24/3/2020), tim tersebut merilis, pasien Orang Dalam Pemantauan (ODP) di KabupatenManggarai berjumlah enam (6) dan Pasien Dalam Pendampingan (PDP), satu (1) orang.

Pasien berstatus PDP, adalah S (44 tahun), warga asal Kecamatan Kuwus Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), NTT.

S diketahui berstatus PDP usai diantar keluarganya dan dilakukan pemeriksaan oleh petugas kesehatan di RSUD Ben Mboi Ruteng pada Selasa, 24 Maret 2020.

Juru bicara Komando Tugas Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Manggarai Ludovikus Moa saat konferensi pers menerangkan, pasien tersebut mengalami sakit sejak Februari yang lalu, dan sempat dirawat di rumah sakit di Surabaya.

“Satu Minggu yang lalu pasien ini datang dari Surabaya dan tinggal di Ruteng. Ia mengisolasi diri di rumah keluarganya di Ruteng. Ia datang sendiri dari Surabaya,” kata Ludovikus Moa.

Ia menambahkan, sejak lima hari yang lalu pasien ini batuk dan pada hari ini datang ke RSUD Ben Mboi Ruteng, dengan keadaan umumnya lemah, sempat juga sesak napas.

“Tadi sudah diperiksa oleh radiologi. Sampai sekarang masih menunggu hasilnya dan rencananya akan dirujuk ke rumah sakit umum daerah Komodo. Untuk sementara pasien ada di ruang isolasi RSUD Ben Mboi. Pasien berstatus dalam pengawasan,” tambah Loduvikus Moa. (L2/L5)

google.com, pub-5332806438229511, DIRECT, f08c47fec0942fa0

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini